Minggu, 28 Agustus 2016

Ayo! Kenali Orang-orang di Balik Kemerdekaan Indonesia!

17 Agustus, 71 tahun yang lalu, merupakan peristiwa penting dan peristiwa paling bersejarah bagi seluruh rakyat Indonesia. Pada tanggal itulah, seluruh rakyat Indonesia bisa merasakan kemerdekaan dan kebebasan yang telah mereka peroleh dengan jerih keringat dan susah payah. Kalian pasti tahu kan siapa tokoh di gambar tersebut ? Kita pasti telah mengenal banyak tokoh-tokoh penting yang memperebutkan kemerdekaan Indonesia, tapi, apakah kalian tahu orang-orang berikut ini? Mungkin banyak orang belum tahu, bahkan bisa jadi selama ini orang-orang menganggap detail-detail ini kurang penting. Ayo! Kenali mereka!



1. Djiaw Kie Siong

Namanya pastilah asing di telinga kita. Tapi tidak dengan Peristiwa Rengasdengklok bukan? Tentunya tau dong kalo para golongan tua termasuk Soekarno-Hatta diculik oleh golongan muda yang udah gak sabar mendengar kata proklamasi. Nah, di rumah Djiaw Kie Siong inilah mereka diinapkan bersama-sama dengan Fatmawati dan Guntur Soekarnoputra pada 14-16 Agustus 1945. Di rumahnya juga teks proklamasi disusun. Ia merelakan rumahnya ditempati oleh para tokoh pergerakan yang kelak menjadi "Bapak Bangsa". Babah (sebutan untuk laki-laki Tionghoa) Djiaw pernah berwasiat, keluarga yang menempati rumah bersejarah itu harus bersabar. Tak dibolehkan merengek minta-minta sesuatu kepada pihak mana pun. Bahkan, harus rela setiap hari menunggui rumah mereka demi memberi pelayanan terbaik kepada para tamu yang ingin mengetahui sejarah perjuangan bangsa. Djiaw meninggal dunia pada 1964 dan namanya praktis hampir tidak dikenal ataupun tercatat dalam sejarah.
2. dr. Soeharto


Soekarno menderita demam tinggi akibat penyakit malaria pada hari di mana ia memproklamirkan kemerdekaan. Jam 8 pagi, dokter kesayangannya yang bernama Soeharto membangunkannya kemudian memberikan obat. Kita seharusnya berterima kasih banget kepada dr. Soeharto yang gak salah ngasih obat.
3. Joesoef Ronodipoero

Apakah kalian pernah mendengar rekaman Ir. Soekarno membacakan teks proklamasi? Jangan pernah berpikir kalau di tahun 1945 Soekarno belum ada alat merekam. Orang pertama yang menyiarkan kemerdekaan Indonesia ke seluruh dunia adalah Joesoef Ronodipoero yang merupakan penyiar di radio Hoso Kyoku. Setelah memakai bahasa Indonesia seperti yang tertera di teks, ia memakai bahasa Inggris supaya radio internasional seperti BBC London, Radio Amerika, dan Singapura bisa mengerti apa maksudnya. Padahal radio Hoso Kyoku sudah dijaga ketat oleh tentara Jepang. Berkat perbuatannya itu, seluruh staf radio sampai disiksa oleh tentara. Joesoef pulalah yang mendirikan Radio Republik Indonesia yang berdiri sebulan setelah kemerdekaan Indonesia.
4. Frans Mendur

Terima kasih banyak kepada Frans Mendur atas foto bersejarah di atas. Bersama kakaknya, Alex Mendur, mereka berdua mendokumentasikan peristiwa proklamasi. Tentara Jepang sempat ingin merampas negatif foto, tapi Frans berbohong, ia mengatakan kalo negatifnya sudah diberikan ke Barisan Pelopor. Padahal, negatif film ditanam di bawah pohon di halaman kantor harian Asia Raja. Ketika merasa sudah aman ia menggali film tersebut dan mencetaknya, sehingga tersebarlah foto-foto bersejarah yang kerap kali tersebar di media massa.
5. Tong Sampah
Bagaimana bisa tong sampah berjasa dalam kemerdekaan Indonesia? Naskah asli proklamasi yang ditulis oleh tangan Soekarno ternyata sempat mampir ke tong sampah di rumah Laksamana Maeda sebelum diamankan oleh wartawan B.M Diah. Nama terakhir ini memang menemani Sayuti Melik mengetik naskah proklamasi. Mungkin Sayuti Melik berpikir bahwa naskah asli gak penting lagi kali ya. Disimpanlah sama Diah. Dan pada tahun 1992 Diah akhirnya menyerahkan teks asli ke pemerintah setelah disimpannya selama 46 tahun.

Nah, itulah orang-orang penting yang jarang kita ketahui. Semoga dengan artikel ini, kita semakin mengetahui sejarah negara kita sendiri, dan menyadari bahwa sekecil apapun usaha kita tentunya akan sangat amat bermanfaat di kemudian hari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar